Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis Untuk Diisi ?

1 min read

Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis Untuk Diisi ?
5
(1)
Fachri Otomotif, Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis Untuk Diisi ? | Tanpa basa-basi lagi, panduan kali ini seputar berapa lama air radiator mobil habis. Dalam artikel yang kami bagikan pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan beberapa poin tentang berapa lama air radiator mobil habis untuk saatnya diisi ulang kembali.
Salah satu jenis sistem pendingin mesin pada mobil adalah pendinginan dengan air (cairan). Tentu tidak dengan air murni, tetapi dicampur dengan cairan pendingin (air radiator). Pada umumnya orang-orang menyebut sistem pendinginan tersebut dengan sistem radiator. Oleh karena itu, Anda bisa memulai membaca artikel mengenai berapa lama air radiator mobil habis secara lengkap dibawah ini.

Air Radiator Berkurang Reservoir Penuh, Apa Maksudnya ?

Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis Untuk Diisi ?
Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis Untuk Diisi ?
Saya ingin menanyakan mengenai mobil saya yang menggunakan persneling otomatis. Apakah air radiator coolant tidak perlu sering-sering diisi?. Lalu kapan sebaiknya mengganti aki mobil ?.

Sama seperti mobil mobil bertransmisi manual. Radiator coolant diisi bersamaan dengan schedule menguras radiator. Dan di selokan sebaiknya setiap 20.000 km hingga 30.000 km. Tidak perlu penambahan radiator coolant jika tidak dikuras. Jika air radiator sering kurang, perlu dicermati apakah ada kebocoran di sistem pendingin ini.

Atau tutup radiator yang sudah kurang baik sehingga ketika air radiator meningkat temperaturnya dan naik pula tekanannya air radiator akan dilepaskan ke reservoir. Biasanya kalau hal ini berlangsung terus-menerus reservoir akan penuh dan terbuang. Maka dari itu harus sering-sering menambah air radiator.

Tidak ada patokan untuk penggantian aki. Ada yang soak sebelum 1 tahun, tapi sering pula dijumpai aki yang sudah 2 tahun usianya masih awet awet saja. Yang perlu di ketahui gejala menurunnya kemampuan biasanya di pagi hari. Jika saat bepergian, tidak mampu 100% menghidupkan mesin (tokcer) sebaiknya diganti. Hal lain yang bisa dipantau sering berkurangnya air aki. Pertanda pada waktu masih melakukan charging. Suhu air aki menjadi tidak normal sehingga terjadi penguapan.

Seringkali kita tidak tanggap menghadapi kondisi ini karena salah satu pertanda kualitas aki sudah menurun. Jika ini terjadi bisa minta bengkel untuk memeriksa apakah alternator overcharge apa tidak. Jika kerja alternator normal, inilah gejala awal aki sudah hampir tiba saatnya untuk diganti.

Penutup

Demikian sekilas yang dapat Fachri Otomotif bagikan, uraian tentang Kapan Sebaiknya Air Radiator Mobil Untuk Diisi ?. Sistem pendingin dengan air radiator adalah sebuah sistem yang tertutup sehingga tidak mungkin air dalam sistem bisa habis kecuali terdapat kebocoran. Apabila mobil Anda sering menambah air radiator itu artinya sudah terdapat kerusakan pada sistem pendingin mobil anda dan segeralah bawa ke bengkel. Semoga artikel ini bermanfaat serta dapat membantu para pembaca. Dan sampai jumpa lagi di artikel tips berikutnya. Sekian dan terimakasih telah mengunjungi fachriotomotif.com.

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *